Tim nasional Argentina mengawali kampanye mempertahankan gelar juara mereka di Piala Dunia 2026 dengan performa yang meyakinkan. Bertanding di Kansas City Stadium di hadapan sekitar 69.045 penonton, tim asuhan Lionel Scaloni sempat tampil gugup pada sepuluh menit pertama sebelum akhirnya menyudahi perlawanan Algeria dengan skor telak 3-0.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan pertandingan, Lionel Messi menjadi bintang utama dalam laga ini dengan memborong seluruh tiga gol kemenangan Albiceleste. Pemain berusia 38 tahun tersebut membuka keunggulan Argentina lewat sebuah sepakan keras yang spektakuler, sebelum akhirnya menambah dua gol lagi untuk melengkapi catatan hat-trick miliknya di tanah Amerika Serikat.
Torehan gemilang ini membawa nama Lionel Messi masuk ke dalam buku sejarah baru sepak bola dunia. Menurut catatan statistik, megabintang Inter Miami tersebut kini mengoleksi total 16 gol di pentas Piala Dunia, yang membuatnya sejajar dengan legenda lini depan timnas Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen tersebut.
Dari pantauan redaksi, dominasi Argentina juga didukung oleh solidnya performa lini belakang dan lini tengah. Penjaga gawang Emiliano Martinez tampil tenang dalam mendistribusikan bola, sementara trio gelandang Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister sukses menjaga ritme permainan serta mengalirkan umpan-umpan matang ke lini depan.
Sebaliknya, penyerang Inter, Lautaro Martínez, yang dipercaya tampil sejak menit awal menggantikan Julian Alvarez yang belum fit sepenuhnya, tampak kesulitan menemukan performa terbaiknya. Ia terlihat beberapa kali ragu-ragu dalam mengambil keputusan di lini serang sebelum akhirnya digantikan pada menit ke-55.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa keputusan manajer Lionel Scaloni untuk memasukkan beberapa pemain pengganti di babak kedua, seperti Nicolas González dan Nico Paz, berjalan dengan sangat efektif. Nicolas González bahkan langsung memberikan dampak instan dengan menyumbang assist untuk gol penutup yang dicetak oleh sang kapten.
Dengan hasil impresif ini, sang juara bertahan sukses mengamankan tiga poin penting di laga pembuka grup. Lionel Messi kini hanya membutuhkan satu gol tambahan untuk memecahkan rekor Miroslav Klose secara mandiri, sekaligus satu assist lagi untuk melewati rekor assist Piala Dunia milik sang legenda, Diego Maradona.