Pertandingan pembuka Grup J Piala Dunia 2026 langsung menyajikan momen monumental saat sang juara bertahan, Argentina, memulai misi mempertahankan gelar mereka melawan Algeria di Arrowhead Stadium, Kansas City. Berdasarkan jalannya laga yang berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk tim Amerika Selatan tersebut, pertandingan ini menjadi sangat bersejarah berkat performa luar biasa yang ditunjukkan oleh sang kapten, Lionel Messi, sebelum ia ditarik keluar pada menit ke-80.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dari pantauan redaksi, megabintang legendaris tersebut ditarik keluar lapangan setelah mengemas hat-trick spektakuler, yang langsung memicu gemuruh tepuk tangan dan penghormatan luar biasa dari seluruh penonton yang memadati stadion. Sejak peluit pertama dibunyikan, Messi resmi menjadi pemain sepak bola pria pertama dalam sejarah yang tampil di enam edisi Piala Dunia yang berbeda.
Menurut catatan statistik internasional, pertandingan ini juga menjadi penampilan ke-200 bagi Lionel Messi bersama La Albiceleste, sebuah angka fantastis yang semakin memperpanjang rekor penampilan sepanjang masa miliknya. Mantan rekan setimnya yang kini melatih Inter Miami, Javier Mascherano, berada di posisi kedua terjauh dengan 147 cap sebelum pensiun pada 2018, menempatkan Messi dalam kelompok elite bersama Cristiano Ronaldo dan Bader Al-Mutawa.
Pengamatan tim redaksi di lapangan menunjukkan bagaimana dominasi pemain berusia 38 tahun tersebut dimulai pada menit ke-17. Setelah menerima umpan di lini tengah, Messi merangsek maju memanfaatkan keraguan lini belakang Algeria yang dikawal Aïssa Mandi dan Ramy Bensebaini, sebelum melepaskan tembakan melengkung kaki kiri dari luar kotak penalti yang gagal dihalau kiper Luca Zidane.
Berdasarkan data dari Opta, gol pembuka tersebut menjadikan Messi sebagai pria kedua setelah Cristiano Ronaldo yang sukses mencetak gol di lima edisi Piala Dunia yang berbeda. Tidak puas dengan satu gol, sang pemilik delapan Ballon d'Or tersebut kembali menghukum lini pertahanan Algeria pada menit ke-60 memanfaatkan bola muntah, sebelum melengkapi catatan hat-trick pertamanya di panggung Piala Dunia melalui sepakan akurat pada menit ke-77.
Lewat gelontoran tiga gol ini, koleksi gol keseluruhan Messi di putaran final Piala Dunia kini menyentuh angka 16 gol, menyamai rekor sepanjang masa yang dipegang oleh legenda Jerman, Miroslav Klose. Menjelang hari ulang tahunnya yang ke-39, Messi tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan performa sedikit pun dan resmi menjadi pencetak hat-trick tertua dalam sejarah kompetisi ini.
Kemenangan dominan ini melambungkan kembali posisi Argentina ke peringkat pertama dalam Ranking FIFA menggeser France. Setelah laga ini, dari pantauan redaksi, armada Argentina akan langsung mengalihkan fokus mereka bersiap menghadapi Austria di AT&T Stadium, Arlington, Texas, sebelum menutup laga fase grup melawan tim debutan Jordan.